Tuesday, 26 August 2014

Tuesday, August 26, 2014
Pernahkah anda melihat seorang anak TK yang sedang menggambar di atas kertas dan hasil gambarnya aneh menurut kita? Matahari berwarna merah, langit berwarna hitam, dan ada gambar dua orang yang berjauhan. Tapi ada hal yang mengejutkan saat anak itu kita tanya, "gambar apa itu dek?". Si anak akan menjawab dengan penuh keyakinan, "gambar anak yg sedang sedih karena ditinggal ibunya yang marah padanya. Langit digambarkan hitam atau gelap menandakan kesedihan si anak itu. Sementara matahari digambarkan merah menyala sebagai tanda kemarahan ibunya. Wow dasyat imajinasi anak ini!

Di waktu lain, apakah anda juga pernah melihat seorang anak perempuan sedang bermain dengan bonekanya lalu dia seolah-olah sedang bercakap-cakap dengan boneka itu layaknya manusia? Atau mungkin, anda pernah mengetahui ada seorang anak yang sedang berjalan dari satu tempat ke tempat lainnya sambil menggerakkan sebuah mangkok. Saat anak itu kita tanya sedang apa, dia menjawab, "lagi nyetir mobil". Jadi, mangkoknya itu diposisikan sebagai kemudi mobil. Wow imajinatif sekali!

Umumnya anak-anak usia balita atau lebih memang suka bermain sambil menggunakan imajinasinya sehingga yang dilakukannya tampak tak wajar bagi orang dewasa. Bahkan kita cendrung mengganggap remeh hal tersebut. Padahal seharusnya kita menilainya sebagai sesuatu yang penting dan harus ada pada setiap anak.

Tak jarang pula, kita melihat ada orang tua dan pendidik yang tanpa disadari justru sedang mematikan potensi dasyat anaknya. Mereka memarahi bila ada anak yang berlaku tak wajar karena sifat imajinatifnya itu sehingga lama kelamaan daya imajinasinya semakin memudar. Banyak orang tua tak tahu sifat imajinatif adalah sifat alami yang telah melekat pada diri seorang anak dan sangat mungkin terus melekat hingga ia dewasa. Sifat ini sangat dibutuhkan ada pada diri seseorang sejak ia kecil terlebih setelah dewasa.

Orang tua maupun pendidik harus tau dasyatnya kekuatan imajinasi ini mampu mengantarkan seseorang kepada kesuksesan. Banyak bisnis besar seperti Apple,inc dan lainnya bisa tumbuh besar karena berawal dari imajinasi pendirinya. Begitupula, penemuan besar seperti yang dilakukan Einstein juga hanya bisa muncul dari kekuatan imajinasi. Bahkan para tokoh penting dan pemimpin dunia mampu berkontribusi besar untuk peradaban juga karena kekuatan imajinasi. Karena itulah, daya imajinasi jangan sampai hilang dari diri seorang anak. Biarkan daya imajinasi ini terus terasah dan berkembang hingga ia dewasa dan memetik manfaat besar dari kekuatan ini.

Teruslah berimajinasi Nak !

0 comments:

Post a Comment